Selasa, 15 Mei 2012

Pengertian RGB dan CMYK

Bagi Mas Bro sekalian yang sudah lama menggeluti dunia desain grafis dan percetakan sudah tidak asing lagi dengan istilah RGB dan CMYK. RGB dan CMYK adalah singkatan dari sistem pewarnaan. Perbedaan paling mendasar dari RGB dan CMYK adalah RGB lebih ditujukan untuk Digital appearance atau tampilan yang bersifat digital. sedangkan CMYK untuk kepentingan percetakan.

Seperti kita tahu bahwa RGB atau Red, Green, Blue merupakan sistem pewarnaan untuk digital appearance dan banyak sekali digunakan untuk monitor komputer, video, layar ponsel dll. Sistem warna RGB terdiri dari 100% Red, 100% Green dan 100% Blue yang menghasilan 100 % putih. Tidak ada hitam di RGB.

Beda dengan RGB, CMYK adalah singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Penggabungan 100% Cyan, Magenta dan Yellow menhasilkan warna Hitam (Black), tetapi tidak 100% hitam murni melainkan abu-abu gelap. CMYK lebih sempurna karena memasukkan unsur hitam disana.

Kesimpulannya;
Kalau sampeyan mendesain untuk kepentingan digital, misal Desain website, Iklan produk di TV dll, maka sampeyan harus pakai warna RGB. Tapi kalau mendesain untuk tujuan percetakan, seperti desain Brosur, Undangan, Kalender maka CMYK adalah pilihan warnanya. Apapun program yang sampeyan gunakan baik CorelDRAW, Photoshop, Illustrator, dsb.
 
 
 
Gambar Warna RGB dan CMYK

Senin, 14 Mei 2012

Export Gambar Tanpa Background Format PNG di CorelDRAW

Ada yang nanya begini;
Mas,.. Sya Kan Nympem Gambr dengan Frmat .Png,.. Tapi kok,.. Warna Backgroundnya Masih Ada'a,.. Bukan'a qalu Format .Png hanya gmbar dan background warna tdak ad,.. Trus,..... *dan setrusnya*

Jawabnya begini;
Ada beberapa sebab kenapa kok hasil simpenan gambar PNG sampeyan ada Background-nya, jawabnya sederhana;
1. Desain sampeyan memang ada background-nya.
2. Opsi Transparency  (background) tidak sampeyan beri tanda ceklist (centang)

Contoh;
Apabila sampeyan menggambar sesuatu dan desain sampeyan itu ada backgraond atau latar belakang, ya jangan mengharap nantinya setelah di export ke format PNG background-nya akan hilang.

Misal Gambar yang ada background putih seperti dibawah ini;


Maka apabila di Export akan tetap muncul background putih, meskipun kita beri tanda ceklis pada opsi Transparency;



Lain halnya kalau kita meng-Export gambar tanpa background seperti dibawah ini;


 Maka dengan memberi tanda ceklis pada opsi Transparency menghasilkan gambar yang tanpa Background;


Lain halnya kalau kita hilangkan ceklis pada opsi Transparency, maka akan muncul background putih;


Monggo dicermati biar tidak bingung kalau kita akan meng-Export ke bentuk format PNG...

Minggu, 13 Mei 2012

Menggambar Denah Rumah dengan CorelDRAW

Menggambar rumah, atau lebih tepatnya mendesain Gambar kerja (maksudnya gambar denah, gambar tapak depan, gambar potongan, gambar atap dsb) sampeyan bisa menggunakan aplikasi CorelDRAW, karena gambar kerja merupakan tampilan gambar 2D, akan terasa mudah sampeyan menggunakan CorelDRAW apabila sampeyan kurang begitu menguasai AutoCAD. Dengan mengaktifkan Snap To Object, Dynamic Guides, Guide Lines yang letaknya pada Menu Bar sub menu View, sampeyan sudah bisa mendesain arsitektur seperti layaknya sampeyan menggambar pada AutoCAD 2D;

Seperti contoh Gambar kerja yang dibuat dengan aplikasi CorelDRAW;




Dan untuk membuat ukuran sampeyan bisa menggunakan Dimension tool yang ada pada Toolbox, dengan syarat sampeyan menggambar dengan Skala 1 : 1 untuk menampilkan ukuran yang sebenarnya, contoh; misalnya sampeyan akan membuat kotak ukuran 100 cm x 100 cm, maka sampeyan buat kotak dengan ukuran sesungguhnya dan pilih Dinension tool > pilih yang Horizontal or vertical, selanjutnya arahkan mouse pada pojok-pojok yang akan diberi ukuran;


Hasilnya akan seperti gambar dibawah;


Untuk mencetak, tidak mungkin kita mencetak dengan ukuran sebenarnya, maka atur skala pada Scale Factor pada saat akan mencetak, misalnya kita perkecil 10 kali, ubah nilai 100% menjadi 10% pada Scale Factor, berarti Skalanya adalah 1 : 10


Selamat mencoba..

Jumat, 11 Mei 2012

Membuat Embos Pada Objek Garis di CorelDRAW

Untuk membuat embos pada object garis di CorelDRAW sampai saat ini belum ada fitur yang pas dan sempurna, sebenarnya ada sih yang otomatis dengan menggunakan fasilitas Lens, tapi hasilnya kurang maksimal dan tidak sesuai dengan yang kita harapkan, untuk menghasilkan efek embos yang maksimal pada object garis kita harus melakukan dengan manual, adapun trik yang mudah (menurut aku sih) membuatnya ikuti langkah seperti dibawah ini;

1. Buat garis kemudian copy paste geser kebawah salah satu garis, selanjutnya dengan Blend tool arahkan pointer pada salah satu garis dan geser ke garis yang satunya, maka tercipta duplikasi garis;


2. Object masih terseleksi tekan Ctrl+K di keyboard, kemudian tekan Ctrl+U dan yang terakhir tekan Ctrl+L atau pada Property Bar tekan icon Combine, maka beberapa object garis akan menjadi satu object.


3. Ketik huruf apa saja, misal disini kita ketik huruf N;


4. Select object huruf N dan tekan Ctrl+Q di Keyboard hilangkan warna fill dan beri warna merah pada outline sekedar untuk membedakan dengan object garis;


5. Gandakan object garis dengan tekan Ctrl+D atau tekan + pada Numpad untuk menggandakan dan geser keatas sedikit dan beri warna biru untuk membedakan dengan object garis yang satunya;


6. selanjutnya select dengan Klik object Huruf N dan Shift+Klik pada object garis yang warna hitam dan tekan icon Trim pada Property Bar;



Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


6. Selanjutnya Select object Huruf N dan garis yang warna biru dan tekan Intersect pada Property Bar;


Buang object garis yang warna biru, yang tertinggal hanya object garis hasil Intersect dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


7. Buang object huruf N karena sudah tidak diperlukan lagi, kemudian select kedua objek garis yang ada dan tekan Ctrl+L di Keyboard atau tekan icon Combine pada Property Bar;

Hasilnya kedua object akan menyatu, seperti gambar dibawah ini;



8. Object masih dalam keadaan terseleksi klik pada Shape tool di Toolbox;



Seleksi satu persatu node yang ada dengan cara draging;


Dan klik Extend curve to close untuk menyambungkan kedua Node;



Hasilnya seperti gambar yang dilingkari merah dibawah ini dan lakukan pada node-node yang lain;

9. Setelah semua Node yang kita inginkan tersambung, aktifkan menu Docker Fillet/Scallop/Chamfer, yang letaknya pada Menu Bar > Window > Docker > Fillet/Scallop/Chamfer dan pilih Fillet, select semua Node dengan Shape tool di Toolbox atur radius sesuaikan dengan besarnya object, kira-kira seperti ini;



10. Selesai, hasil akhir seperti gambar dibawah ini;


11. Memang memakan waktu agak lama tapi hasilnya akan maksimal. Selamat mencoba;

Catatan Penting:
Gambar seperti diatas biasa dipakai pada background dokomen-dokumen penting, seperti ijazah, BPKB, KTP dsb. jadi mohon jangan sampeyan salah gunakan untuk memalsu dokumen-dokumen tersebut kalau sampeyan tidak ingin menginap di hotel prodeo... hehehe..

Tips Membuat Umbul-umbul

Sampeyan Tukang Sablon?... ini ada tips sederhana untuk membuat umbul-umbul... ukuran standar umbul-umbul adalah 400 cm X 90 cm, tapi itu relatif tergatung pesanan, disini kita membuat yang ukuran 400 X 90. Di pasaran jenis kain umumnya ukuran lebar 90 cm, 115 cm dan 150 cm. Untuk membuat umbul-umbul sampeyan beli kain yang ukuran lebar 115 cm, bagi kain (gambar.1) kemudian setting desain umbul-umbul sampeyan seperti panjang dan lebar kain, selanjutnya sablon full screen (gambar.2), yang terakhir potong jadi dua dan sampeyan jahit dan diberi tali pada sisi tegak, untuk mempercantik tampilan umbul-umbul sampeyan bisa menjahitkan bendera pada pojok atas (gambar.3);



Selesai, semoga tips ini bermanfaat.

Rabu, 09 Mei 2012

Twirl Tool pada CorelDRAW X6

Fitur baru pada CorelDRAW X6
Twirl Tool adalah tool yang berfungsi untuk membuat object pusaran angin, Twirl Tool  merupakan fitur baru pada CorelDRAW X6, letaknya ada pada Toolbox, Dengan CorelDRAW X6 Mas Bro sekalian sudah tidak perlu lagi membuat efek pusaran angin secara manual pada object vector;

Letak Twirl tool pada CorelDRAW X6 perhatikan gambar dibawah ini;


Cara mengoperasikannya klik pada Twirl tool yang ada pada Toolbox, selanjutnya arahkan pada pojok object dan tekan tombol mouse kiri beberapa saat, semakin lama sampeyan tekan tombol mouse maka semakin banyak efek pusaran yang tercipta, hasilnya akan seperti gambar yang dibawah ini;


 Contoh gambar vector yang sudah jadi seperti dibawah ini;


Monggo selamat mencoba

Senin, 07 Mei 2012

Tips Menggambar Kartun Sederhana


TIPS HARI INI : Untuk membuat gambar kartun sederhana;
  1. Gunakan spidol hitam dan buatlah kartun yang Anda suka, pertebal beberapa garis yang memperkuat karakter (Gambar:1)
  2. Kemudian scan, setelah itu gunakan Auto Tracing, atur kontras nya sehingga di dapat kontur objek yang sesuai, gunakan Pen Tool dan buatlah beberapa curve mengikuti bagian masing2 karakter (Gambar:2)
  3. Beri warna sesuai Anda, untuk membuat aksen gelap terang maka buatlah beberapa curve pada bagian tertentu, beri warna senada dan gunakan Transparant Tool, atur sesuai keinginan (Gambar:3)
  4. Setelah selesai maka jadilah sebuah Karakter Lucu anak ini (Gambar:4 mungkin)....He he he...Selamat mencoba.


Penulis;  Choesny Muhammad